Aspek Mental Pelatihan untuk Renang Triathlon

Bagi para pemula triathlon perlu diketahui bahwa mempersiapkan porsi renang pada triathlon tidak sama dengan latihan untuk bagian lari dan bersepeda. Pertama, Anda perlu mengembangkan stamina di dalam air. Karena Anda akan menggunakan rangkaian otot yang berbeda untuk berenang, Anda akan membutuhkan teknik yang berbeda dalam menghirup oksigen. Anda juga perlu mengembangkan teknik pukulan bebas yang tepat. Terakhir, Anda juga perlu mempersiapkan diri secara mental, karena sejumlah besar energi Anda tidak perlu habis jika Anda berada dalam kondisi pikiran cemas.

Mari kita bahas aspek mental balapan. Bersantai di air bukanlah sesuatu yang bisa Anda anggap remeh. Ingatlah bahwa renang triathlon dilakukan di perairan terbuka di tengah-tengah keramaian. Tidak seperti relai renang di mana Anda memiliki lingkungan yang relatif kondusif untuk berkonsentrasi, Anda mungkin harus berurusan dengan percikan, terbentur, atau bahkan dicelupkan sebelum dimulainya kompetisi triathlon. Percaya atau tidak, tempat terbaik bagi Anda untuk mencapai kondisi pikiran yang rileks adalah dengan pergi ke bawah air. Tak satu pun bagian kompetisi yang mengharuskan Anda berenang di bawah air. Namun, ini adalah tempat terbaik bagi Anda untuk membuat diri Anda fokus dan memblokir pikiran yang memicu kecemasan.

Segera setelah Anda masuk ke dalam kolam, rendamlah diri Anda. Fokus dan konsentrasilah pada apa yang akan Anda lakukan untuk seluruh kompetisi. Berfokuslah untuk melakukan dan memberikan yang terbaik, alih-alih mengalahkan pria berikutnya atau memenuhi harapan orang lain. Anda tidak memiliki kendali atas kinerja dan pemikiran orang lain-Anda hanya memiliki kendali atas kinerja Anda sendiri, jadi berkonsentrasilah pada apa yang akan Anda lakukan. Teruslah mencelupkan dan berenang di bawah air dengan mata terbuka. Anda bahkan dapat mencoba berbaring di dasar kolam. Tenang. Bersantai. Fokus.

Penting juga untuk memiliki teknik pernapasan yang tepat. Buang napas dengan meniup gelembung ke dalam air. Saat Anda perlu menarik napas, putar seluruh tubuh Anda, tarik napas, dan kembali meniup gelembung dari posisi tengkurap. Hindari kesalahan umum di kalangan pemula dalam menahan napas saat berada di bawah air, dan mencoba menghembuskan dan menarik napas dalam satu gerakan. Anda akhirnya akan mengangkat kepala terlalu tinggi dan terengah-engah. Ini akan merusak pikiran santai dan fokus Anda. Ini juga akan menghambat teknik pukulan Anda.

Ini juga akan meringankan kecemasan Anda jika Anda tahu bahwa Anda telah mempersiapkan diri dengan baik untuk kompetisi. Latihan untuk bagian renang triathlon bukanlah sesuatu yang bisa Anda jejalkan dalam periode latihan dua minggu. Mengapa tidak menggunakan waktu yang Anda kurangi dari latihan lari dan bersepeda selama musim dingin untuk pelatihan renang Anda? Anda akan lebih percaya diri jika Anda tahu Anda telah mempersiapkan diri secara menyeluruh untuk semua tuntutan kompetisi.

Latihan renang triathlon bukan hanya soal membangun ketahanan dan meningkatkan teknik Anda. Jangan mengabaikan aspek mental balapan. Menjaga sikap positif, bersama dengan persiapan fisik dan teknis yang memadai, akan membuat Anda tampil sebaik mungkin selama triathlon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *